Category Archives: Kota Madya Denpasar

Pantai Sanur pagi ini

Hoahemm..sambil garuk kepala dan mencoba memfokuskan mata saya perlahan bangun dari tempat tidur, hmmmm..semalam saya ketiduran rupanya. Laptup masih nyala, masih online pula, lampu kamar juga menyala terang sejak semalam. Hayah syukurlah sekarang hari sabtu, hari yang saya nanti-nantikan setelah hampir seminggu disibukkan sengan aktivitas berfikir. Kemudian saya lihat jam, eh ternyata masih jam 5 pagi. Sempat saya berfikir untuk mengambil bantal lalu menjepitnya kembali, tapi saya lebih memilih berlari ke kamar mandi dan mengguyur badan dengan dinginnya air, tentunya tidak lupa pake sabun dan gosok gigi.

Brrrrr, dingin banget cuy. Air benar-benar serasa air es, setelah mandi buru-buru saya cari minyak kayu putih yang sudah seperti parfum bagi saya kalo sedang berada di rumah, hmmmm..hangat benar rasanya. Now what?? Bangun pagi sudah, mandi sudah, lalu apalagi? Tiba-tiba saya teringat dengan kamera butut saya. Pinggo..sanur, terlintas dalam benak saya untuk melihat sunrise, tapi masih pagi banget. Akhirnya saya putuskan untuk sedikit ‘duduk mesra’ sejenak sambil menunggu langit lebih cerah sedikit.

Sip, it’s time to go. Jam sudah menunjukan pukul 5.56, tak perlu banyak persiapan langsung berangkat saya ke Sanur, tidak lupa nyomot apel buat sarapan nanti. Hmmm, asik banget naik motor pagi-pagi, jalanan masih sepi, udara sejuk tentunya dan langit sangat cerah. Sungguh tak sabar rasanya untuk segera tiba di sanur, tak kurang dari 30 menit akhirnya pencarian saya berakhir sudah. Langit pantai sanur masih memerah saat saya tiba di sana, wah ternyata sudah ramai rupaya. Banyak wisatawan lokal yang sedang berlibur dan menikmati indahnya pantai sanur.

Setelah tunggangan saya terparkir rapi dan memastikan kunci sudah di kantong kemudian kamera butut pun menyembul dari dalam ransel yang saya bawa, seakan-akan meminta saya untuk segera menjamahnya.hehe..Tanpa basa basi lagi, beberapa gambar saya abadikan ke dalam media digital. Berikut gambar nya.

pic-1

DUh ‘Dewa Ratu’ sungguh sangat indah alam Bali ini begitu guman saya. Pantai, laut, langit udara yang begitu sungguh sangat memukau saya. Walaupun sudah seperempat abad lebih saya hidup di Bali namun selalu saja saya merasa berada di tempat yang baru yang selalu membuat saya terkesima, dan mengucap syukur karena bisa berada disini saat ini. Sepanjang pantai nampak para pengarung lautan sudah mempersiapkan perahu layarnya, sedang mencari timing yang pas untuk segera menggelar layar sambil memanaskan perahu motornya. Sibuk mereka saya amati, ada yang membawa jaring, mengambil bahan bakar, ada juga mengecek perahu yang akan ditungganginya. Yah semoga mereka semua selamat dalam mengarungi lautan dan pulang membawa hasil laut yang banyak untuk menghidupi keluarga mereka masing-msing.

pic-2

Oppss tanpa terasa kulit sudah mulai tersengat mentari pagi, lumayan sudah membuat saya kepanasan dan sekaranglah waktunya untuk kembali pulang, namun sebelum pulang saya akan menyempatkan diri ke lapangan Renon untuk sekedar ‘cuci mata’ sambil ngeBlog. OK sekarang saya cabut dulu see you at Renon.

Bused dah, ternyata seperti pasar saja lapangan Renon bagi saya. Banyak orang sedang berolah raga dan berpura-pura berolah raga [seperti saya..hehe]. Sambil melihat bingarnya lapangan Renon saya kemudian mencari tempat yang asik buat ngeBlog, eh ternyata di samping barat bangunan megah Bajra sandilah tempat yang paling asik. Sambil ditemani lumpia maka mulailah cerita ini saya salin.

pic-3

Tanpa terasa sudah hampir satu jam saya mengulik keyboard laptup, warning alert [power low] harus membuat saya harus rela menyudahi tulisan ini, dan segera mengakhiri perjalanan saya kali ini. Back home, cucian sudah menunggu [wekekeke]. OK sekian dulu, selamat berakhir pekan. Sekian, terima kasih [Renon].

Advertisements