Dokter ‘tradisional’ keluarga

Menjadi bagian dari keluarga adalah sebuah tanggung jawab yang tidak mudah dan tidak pula sulit untuk dijalani. Terlebih lagi bila di dalam keluarga tersebut bisa dikategorikan sebagai keluarga besar, ada bapak, ibu, kakek, istri, ipar dan adanya cucu di dalamnya.

Ragam karakter serta kebiasaan hingga permasalahan didalam sebuah keluarga seakan-akan menjadi bumbu penyedap yang membuat keluarga tersebut makin berasa dan berkesan disetiap harinya.

Yang menarik bila kita lihat lebih lanjut permasalahan yang biasa hadir didalam sebuah keluarga adalah terkait dengan kesehatan. Gejala seperti pusing, panas, dingin dan bahkan kondisi psikologi yang memicu ketidak seimbangan kondisi badan, yang sering kali membuat sebuah keluarga tidak hanya si empunya sakit menjadi bingung bahkan panik dengan kondisi-kondisi tersebut.

Ambilah contoh sederhana misal didalam keluarga salah satu sedang mengalami panas yang cukup tinggi. Nah, apa yang kemudian menjadi solusi untuk keadaan tersebut. Mungkin jawaban yang paling dianggap tepat adalah pergi ke dokter kemudian minum obat dan selesai. Sedikit masuk akal kalo kita memiliki mindset ‘serba instan’ yang banyak dianut didunia kesehatan oleh masyarakat saat ini.

Nampaknya kasus di atas cukup sederhana, bagaimana bila kita variasikan sedikit kondisinya.

Misal, si empunya sakit adalah seorang bayi umur 6 bulan dan panasnya muncul tiba-tiba tengah malam disertai dengan si bayi menangis keras, dan lokasi rumah cukup jauh dari kota ataupun rumah sakit terdekat, telebih lagi si bayi adalah anak pertama dari pasangan baru didalam keluarga tersebut.

Wow, pengalaman ini pernah saya alami, bahkan mungkin juga para pembaca yang sudah memilki keluarga sendiri.

Nah, bila orang tua dari si bayi tidak cukup memiliki pemahaman didalam menangani masalah kesehatan, ini akan membuat suasana malam itu menjadi sangat panik, bingung dan sangat menakutkan.

Akan tetapi bila si orang tua tersebut memilki pemahaman yang cukup dibidang kesehatan, terlebih lagi pemahaman serta pengalaman  pengobatan tradisional, maka itu akan sangat membantu sekali.

Penangan secara tepat, sederhana dan tanpa kontra indikasi yang menyertainya merupakan ciri khas penanganan kesehatan tradisional.

Sehingga menjadi penting kiranya bila anda, saya dan kita membekali diri dengan pemahaman tentang penanganan kesehatan tradisional.

Banyak penanganan kesehatan keluarga yang bisa dilakukan dengan pendekatan tradisional. Dari metode reflexy, cupping, akupressure, penggunaan tanaman obat serta jamu dan tentu saja dasar-dasar pemahaman tentang pengobatan timur yang menjadi dasar pemikirannya.

Bila salah satu ataupun kesemua metode-metode diatas dapat dimilki setidaknya oleh salah seorang anggota keluarga maka saya rasa tidak akan ada lagi kepanikan, kebingungan bila sedang dihadapkan pada masalah-maslah kesehatan.

Adakah suatu jaminan bila penanganan seorang dokter keluarga memberikan sebuah kesembuhan? Nah inilah salah satu tipikal mindset ‘serba instan’ yang saya sempat utarakan diawal tulisan.

Adanya sebuah ‘jaminan’ merupakan jawaban bahwa penanganan kesehatan secara instan dengan minum obat-obatkan sintetik atau rekayasa kimia tidak memberikan sebuah kepastian kesehatan bahkan sering dijumpai adanya gejala bahkan sakit tambahan dari pemberian obat tersebut. Mengenai contoh bisa di lihat pada setiap kemasan obat tersebut.

Namun akan lain halnya bila, sebuah permasalahan terkait kesehatan dapat ditangani oleh salah seorang didalam keluarga tersebut. Keyakinan akan kesembuhan serta kepastian dalam penanganan kondisi tersebut seakan membayar lunas tentang adanyanya istilah ‘jaminan’ tadi.

Saya yakin anda pun merupakan sebuah bagian dari keluarga, sungguh sangat mulia bila anda memilki pemahaman dibidang kesehatan tradisinal yang bisa anda terapkan di dalam keluarga yang anda cintai. Mulai belajar tentang pemahanan serta penanganan kesehatan keluarga adalah mutlak dimiliki oleh anda sebagai seorang Dokter “tradisional” keluarga.

Terima kasih,

Advertisements

Posted on 17 October 2012, in CAMPUR SARI, KESEHATAN, Pribadi, Umum. Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. Mantab gan … kalo masalah obat tradisional saya sangat setuju … kali2 di lain waktu bagi resepnya yah (ramuan obat tradisional) .. hehe..

    • Hi mas bro, selamat datang kembali. Silahkan berbagi, nanti posting aja tips2 nya di blog, itu upaya kita melestarikan budaya serta warisan nenek moyang kita, terutama prihal kesehatan keluarga.

  2. sistem perawatan kesehatan ini terdapat unsur-unsur pengetahuan dari sistem medis tradisional dan moderen. Hal ini terlihat bila ada anak yang menderita sakit, maka si ibu atau anggota keluarga lain akan melakukan pengobatan sendiri (self treatment) terlebih dahulu, apakah itu dengan menggunakan obat tradisional ataupun obat moderen. Tindakan pemberian obat ini merupakan tindakan pertama yang paling sering dilakukan dalam upaya mengobati penykit dan merupakan satu tahap dari perilaku mencari penyembuhan atau kesehatan yang dikenal sebagai “health seeking behavior”. Jika upaya ini tidak berhasil, barulah dicari upaya lain misalnya membawa ke petugas kesehatan seperti dokter, mantri dan lain-lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: