road to Da dreams

Pagi ini saya harus rela membuka mata yang terasa masih menghimpit satu sama lainnya, karena saya punya janji yang harus segera dipenuhi. Hampir saja saya membatalkan rencana tersebut. Yah syukurlah niat saya kali ini cukup kuat untuk segera mengguyur badan dengan dingin nya air bak mandi.

Setelah semuanya siap dan jam dinding masih menunjukan pukul 5.50, saya kemudian mengkebut motor saya menuju suatu tempat di Gianyar sana yang saya sebut sebagai ‘roads to Da dreams’.

Sedikit saya flashback, sebenarnya perjalanan yang saya lakukan kali ini adalah ingin menjumpai tempat yang pernah saya mimpikan dan angenkan. Memang sedikit aneh memang mimpi kok di cari di dunia nyata, apalagi mencari pembuktian. Tapi yah beginilah saya, kalau sudah di hati bilang bisa, alhamdulilah pasti jadi. Saya pernah bermimpi dan terbawa angen-angen, dimana dalam mimpi tersebut saya berjalan dengan seseorang (saya agak lupa siapa sosok seseorang ini, bisa kakek atau bapak, red.) di suatu tempat yang dipenuhi oleh pohon kelapa di sepanjang jalan tersebut.

Yang masih ada dalam bayangan saya hingga sebelum tiba di tempat yang saya maksud adalah suatu jalan setapat tersebut lurus dan saya tidak tahu dimana ujung/kemana tujuan tempat tersebut, namun saya ingat betul ada bangunan di ujung jalan setapak tersebut. Mimpi itulah kemudian saya angenkan ketika beberapa kali saya melintas di daerah Gianyar, dan melihat tempat seperti yang saya mimpikan. Ketika pertama kali saya melintas melewati tempat itu saya merasa familiar dan dalam ingatan saya saya pernah kesana, namun dalam kenyataannya tidak. 

Nah setelah beberapa lama di jalan, akhirnya terlihat juga tempat yang saya maksud, senang rasa nya bisa mengabulkan mimpi sendiri. Kemudian saya melintasi tempat tersebut, baru saya sadar ini bukan seperti di mimpi saya, di mimpi saya merasa berjalan di jalan setapak yang lurus, eh ternyata di tempat ini jalannya berkelok-kelok, walaupun suasana ditempat itu mirip. Kemiripan yang saya rasakan adalah jalan setapak itu di pagari oleh pohon kelapa, dan ada bangunan di ujung jalan tersebut, dan itu sedikit mirip memang.

Udara pagi yang masih sejuk pagi itu membuat saya sedikit betah di sana, hamparan sawah menghijau menyegarkan pikiran. Namun saya masih penasaran di manakah ujung jalan ini. Perlahan saya terlusuri jalan itu, dan beberapa kali sebelum mencapai ujung jalan itu, beberapa kali saya menjumpai ‘pelinggih’, yang membuat saya berfikir yang sedikit aneh tentang di mana jalan itu akan berujung. Kemudian jalan tersebut mentok dan ada sebuah bangunan seperti wantilan dan ada pura nya juga. Dan ada lumayan banyak kendaraan kecil parkir di sana, saya mulai berfikir tempat apa ini? Saya amati tempat itu, eh ternyata. Tempat ini adalah kuburan, bused dah..Dan pemilik kendaran tersebut sedang sibuk bergotong royong membersihkan areal kuburan tersebut.

Nah loh, ada apa ini pikir saya, kok bisa kesini yah..Beribu pertanyaan saya masih berkumpul di kepala saya dan menuntut jawaban yang logis. Ahh, saya cuekin aja pada saat itu, dan kemudian saya ambil satu gambar sebagai kenang-kenangan, dan kemudian ngeluyur pulang.Saya tidak habis pikir, ko jauh-jauh dari rumah datang ke Gianyar untuk mengunjungi kuburan, walaupun bukan itu tujuan saya kesana. Hmm..tapi tidak apalah setidaknya ada kajian saya mengapa saya sampai harus ada disana. Dan syukur saya tiba di rumah dalam keadaan selamat anehnya  saya tidak tahu tepatnya di mana, dan tempat itu saya namakan “road to Da dreams”.

Sekian terima kasih.

road-to-da-dreams

Advertisements

Posted on 29 November 2008, in Pribadi. Bookmark the permalink. 9 Comments.

  1. Hehehe…pengalaman yang unik tuh…Mencari lokasi dalam mimpi…
    🙂

    Sige said

    Alow humorbendol please welcome to my dreams..hehe..iya ya , pengalaman yang aneh…tnx

  2. hmm…, Nur mimpi terasa nyata yah? hmm…, klo saya biasanya mimpi itu bisa kok kita ngobrol dalam impian jadi kayak sadar gt, dan itu biasanya pertanda… coba deh dikaji dan lagi kok bisa Nur nemu.. itu yang mau saya tahu, dari jalan utama atau jalan besar sampe kesana

    Sige said
    Sebenarnya cuma ngilangin rasa penasaran aja Bli, saya seperti mimpi pernah kesana. Trus ketimbang saya merasa bagaimana-bagaimana setiap lewat sana, jadi saya samperin aja.

    Yah saya sedang mengamati apakah ini ada sesuatu, semoga kita bisa menterjemahkan pesan Beliau.

    rahayu Bli

  3. Wheee,,,, mimpi ya.. haa.. di kampungku juga ada banyak pohon kelapa ada buahnya juga.. mungkin aja disana.. he. tapi gak tau kelapa milik siapa?
    🙂 . hmmm kok kayaknya ada sosok aneh di foto di atas? coba perhatiin pohon kelapa kecil yang sebelah kanan tuh.. hmmmmm mirip……?? apa ya ? kera yang terbang ?? hiiii…….


    Sige said
    Bukan masalah buah itu Dewa, tapi bagaimana buah itu ada. Bukan masalah apa itu, tapi bagaimana itu.

    hah sosok apa?? jangan nakut nakutin gitu napa, ihh sialan…siap-siap..tarik tahan tembak..mampus tuh monyet…wekeke..

  4. Wah good pemandangan tuh, di Kerobokan krang susah nyari view bagus… Broo itu lokasi di timur patung bayi ya? jalan ke selatan di tengah sawah? deket pabrik sosro?

    Sige said
    alow broe…masa iya bagus..iya juga sie, pagi-pagi di sawah,sejukk..

    Hah??? kek nya bener dah..masuk ke selatan, ditengah-tengah sawah…wahh..broe??

  5. dejavu bro ae?

    Sige said
    waduh sing tawang puk Sur, ape madan keto?

  6. wow…pengalaman yang unik. Ngomong2 saya juga sering mengalami hal serupa, cuman bedanya tidak sengaja sampai mencari tempat yang ada di mimpi itu, tapi secara kebetulan suatu ketika saya berada disana, tiba2 saja dipikiran terlintas seperti pernah ke tempat tersebut, trus setelah diingat2 ternyata cuma di mimpi. Ah, mungkin hanya ilusi saja,,,tapi salut buat km Nur, benar-benar orang yang gigih..

    Sige said
    hmmm..ah pengalaman bisa aja ko Broe, kebetulan ane publish.
    Mimpi, apakah mimpi itu..mari kita tanya paman Google..hehe.

    “tapi salut buat km Nur, benar-benar orang yang gigi..”

    quote Dewa ini mneyindir yah? kok ada gigi nya segala.wekeke

    btw tnx komentnya.

  7. Bli mimpi kadang adalah petunjuk secara tidak langsung,Memang harus disikapi dengan bijak dan tidak ada salahnya kita cari tau , Astungkara kita akan mengerti maksud mimpi kita. 😀

    Sige said
    Ada benarnya juga De, yah saya sependapat memang harus disingkapi dengan bijak..
    Rahayu De.

  8. wadow.. mimpi sy kadang aneh.. susah mewujudkannya.. hehe.. hebat, bisa nemu lokasi mimpi..

    Sige said
    Yuhuu Gung Wie..

    Saya suka mimpi yang aneh, apalagi pas bangun tau-tau udah basah aja..wakaka..
    Oh kalo dibilang nemu sie gag juga Gung, wong gag sama persis kok..cuman mirip aja..

    Trims.

  9. Pohon yang paling kawaii ayu suka adalah pohon kelapa….Mimpinya aneh ya…Eh tahu gak kalo kawaii ayu mimpi suka jadi kenyataan loh…kawaii ayu tuh percaya banget sama mimpi, kadang mimpi itu kawaii ayu jadikan patokan untuk menentukan apa yang harus dilakukan di dunia nyata…
    Sige percaya gak kalo mimpi itu merupakan peringatan bagi kita….karena mimpi itu bukan hanya sekeder bunga tidur….

    Sige said
    Wah kalo sige paling suka pohon uang, jadi daunnya bisa buat belanja gitu..hehe.

    Mimipi jadi kenyataan? hmmm..bisa jadi bisa juga nggak Yu.

    Kalo dijadikan patokan..hmmm..Kalau sebagai bahan renungan dan intropeksi diri sie OK OK aja, tapi sebagai patokan itu depen on person nya aja..karena akan terkait dengan faith.

    Sige jarang bermimpi Yu, kecuali kondisi-kondisi tertentu.. Sige paling sering mimpi terbang..sangat menyenangkan, seperti naik motor..sudah lansung bisa..udah berpuluh-puluh kali..hehe

    Trims Ayu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: