Cerita pohon jambu

Sudah hampir 15 tahun pohon jambu di halaman rumah saya tumbuh, bertahan disela-sela perubahan yang terjadi di sekitarnya. Dengan setia pula pohon bunga nusa indah putih mendampingi, layaknya pasangan sejati saja. Ketika musim berbuah, pohon jambu ini selalu dipenuhi oleh buahnya, namun semenjak beberapa tahun silam pohon jambu ini sudah mulai terkena hama ulat buah. Terkadang buah yang sudah besar harus busuk karena ulah si hama ini. Sempat juga bebeberapa kali saya coba membasmi hama tersebut dengan menggunakan obat-obatan kimia, namun yang terjadi malah membuat saya ragu untuk makan buah jambu tersebut, khawatirnya malah saya yang kena racun.

Sebenarnya tidak hama saja yang menjadikan buah jambu ini busuk, terkadang pergantian musim  membuat buah jambu menjadi busuk, namun tetap ancaman terbesar datang dari hama ulat buah. Untuk mengurangi efek dari ulat buah ini, saya coba bungkus buah jambu yang belum matang dengan harapan agar bauhnya tidak membusuk. Dan sejauh ini sih saya amati bauhnya sudah mulai besar dan belum (semoga tidak) ada indikasi busuk terkena hama ulat. Saya sedikit khawatir sekarang terhadap pergantian musim, yang beberapa kali buah jambu tersebut membusuk gara-gara perubahan musim.

Kalau saya perhatikan dari masa hidupnya yang sudah cukup lama, ternyata pohon jambu ini sungguh banyak memberi manfaat pada lingkungan di sekitarnya, selain sebagai peneduh dan penghijau halaman rumah saya, pohon ini juga menjadi tempat bermainnya burung-burung gereja, yang membuat suasana rumah menjadi lebih asri. Ternyata benar juga pendapat yang mengatakan, “bila kita ramah terhadap lingkungan kita, maka lingkungan kita pun akan ramah kepada kita”, nah ini persis seperti pohon jambu di halaman rumah saya.

Bisa kita sedikit meneropong bencana-bencana alam yang terjadi di Indonesia, seakan-akan alam benar-benar tidak bisa diajak kompromi dan cenderung menjadi alternatif untuk mengurangi jumlah penduduk di negara kita, contohnya sudah banyak mulai dari Tsunami, kemudian banjir yang hampir setiap musimnya. Seandainya saja kita bisa merawat alam seperti pohon jambu di halaman rumah saya, mungkin tidak akan ada bencana-bencana musiman seperti banjir tersebut dan semoga saja alam tidak bosan dengan ulah kita yang semakin menjadi-jadi.

Terima kasih.

Advertisements

Posted on 27 October 2008, in Umum. Bookmark the permalink. 6 Comments.

  1. haalluuuuu,…

    pengalaman akang sama ama pohon jambu d rumah aq,,
    meskipun pohon d rumah aq ga terlalu besar, tapi buahnya banyak,..
    setiap berbuah pasti busuk d makan ulat,, makanya biasanya papa aq or ade aq membungkus satu persatu buahnya dengan plastik atawa kertas karbon,. alhasil buahnya tumbuh besar, manis dan ga d makan ulat,,

    pertanyaan aq kenapa klo musim ujan, biasanya rasa jambunya hambar or kurang manis ya kang??

  2. Hikz…..seandainya cerita cinta manusia semua seperti itu wakakakaka

  3. @Mbeem

    “pertanyaan aq kenapa klo musim ujan, biasanya rasa jambunya hambar or kurang manis ya kang??”

    :haluu juga, yah mungkin karena tanaman tersebut terlalu banyak mengkonsumsi air pada musim hujan, jadi jambunya berasa air tok ato kurang manis. Atau bisa juga karena yang punya pohon jambu tersebut terlampau manis, makanya jambunya berasa tidak manis lagi.wekekeke

    @Jun
    : CInta yang mana broer? hehehe

  4. heeeee.. kebetulan nih.. udah berbuah ya.. ntar aku main-main ke rumah ya bli.. sklian minta jambunya untuk rujakan..haaa…. ingat ya.. bagi-bagi buahnya

  5. artikelnya bgs bgt…., tiyang suka jg buah jambu , bisa dipake obat….. & pake rujak he he ….
    tiyang tunggu artikel berikutnya ya…..

    suksma

    Sige said
    Terima kasih Itha, kalo suka jambu main aja kerumah, tapi sayang sekarng buah nya tinggal seiprit.
    Terima kasih komentnya, btw buruan buat Blog dung, biar saya bisa kunjungi.

    Trims yah.

  6. aku punya pohon jambu yang masih berumur 6 bln tapi dahunnya kok selalu habis di makan ulat bagaimana cara mengatasinya walaupun pohon saya cuma 1 gelintir makasih

    Sige said
    Alow bro salam kenal, wah punya pohon jambu juga yah. COba bro maen ke toko yang menjual tanaman hias, mereka pasti punya obat untuk mengatasi ulat daun.

    Trims yow

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: