Tour de Bedugul Sekehe Teruna Dwi Tunggal

Akhirnya pada hari minggu tanggal 12 OKtober 2008, atas asung kertha wara nugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa dan hanya berkat perkenan Beliaulah kami Sekehe Teruna Dwi Tunggal bisa merealisasikan acara Tour di daerah  wisata Kebun Raya Bedugul, dalam rangkaian perayaan ulang tahun Sekehe Teruna Dwi Tunggal yang ke-28. Setelah hampir seminggu semenjak kami menyiapkan segala sesuatunya untuk acara Tour, maka tibalah hari yang dinanti. Jam 7.30 saya sudah meluncur menuju Banjar Gadon untuk memastikan semua persiapan lengkap, eh ternyata sudah ada beberapa teman yang sudah menunggu lengkap dengan tas, topi dan jaket yang mereka persiapkan untuk acara Tour tersebut. Tepat jam 7.00 di bunyikanlah Klener (lempengan besi yang sering di bunyikan pada saat akan melaksanakan acara sekehe teruna). Teng..teng..teng (beberapa kali), hingga terdengar ke pelosok Banjar dan satu persatu anggota Sekehe Teruna pun bermuculan, sungguh sangat unik alat komunikasi yang satu ini, yang seakan-akan tetap berusahan bertahan di arus modernisasi saat ini. Mengenai alat komunikasi yang unik ini akan saya buatkan satu tulisan yang mengkhusus. oh iya mari kita lanjutkan tulisan ini.

Jam sudah menunjukan kurang lebih jam 7.15, semua panitia yang saya tunjuk untuk menyiapakan konsumsi dan sarana upacara untuk persembahyangan tampak mulai sibuk, ada yang mengambil pesanan kue untuk snack, ada yang mengambil pesanan nasi yang kami pesan untuk acara Tour tersebut dan tak kalah sibuknya anggota membayangkan betapa menyenangkan hari yang akan kami lalui di Bedugul nanti, semua tergambar jelas dari gelak tawa guyonan yang tampak dan keluar dari mulut-mulut ceria mereka, melihat itu suatu kebahagaian yang luar biasa yang saya rasakan sebagai panitia pelaksana.

Suara menderu pun terdengar, tak ubahnya detak jantung dan semangat kami yang berpacu. Bus datang, wah senangnya hati kami. Sambil sibuk mempersiapkan dan memeriksa kelengkapan peralatan lomba-lomba di Bedugul nanti, tidak lupa saya mengambil beberapa gambar, mulai dari acara persembahnyangan hingga acara keberangkatan. Berikut saya tampilkan.

Setelah semua perlengkapan dan anggota masuk bus, dan sedikit final chek maka kami pun melaju ke bedugul, dengan menggunakan 2 bus dengan kapasitas 30 seat dan 40 seat. Semula kami mengharapkan semua anggota bisa hadir, namun sayang 6 orang terpaksa tidak bisa ikut dikarenakan kesibukan yang tidak bisa digantikan, sehingga hanya 47 orang (termasuk saya) yang bisa mengikuti acara Tour de Bedugul Sekehe Teruna Dwi Tunggal.

Selama perjalanan canda tawa menghiasi suasana bus, sungguh sangat menyenangkan. Guyonan-guyonan khas dari anggota benar-benar membuat suasana kekeluargaan yang erat antara kami semua. Tanpa terasa 1.5 jam telah berlalu dan akhirnya kami tiba di Bedugul. Tapi ada sedikit hal yang tidak mengenakkan bagi saya, tiba-tiba perut saya mules dan akhirnya menyapa WC terdekat disana, hingga anggota yang lain kebingungan mencari saya.wekeke. Foto di bawah saya abadikan ketika kamibaru saja tiba di bedugul.

Sebelum memulai semua kegiatan kami, semua anggota duduk melingkar dan saya pimpin untuk doa. Dilanjutkan kemudian dengan pembacaan susunan acara dan pembentukan kelompok-kelompok yang kemudian akan bertanding dalam beberapa lomba yang telah panitia acara siapkan.Berikut beberapa gambar yang sempat saya abadikan dari keseluruhan lomba.

Dari gambar gambar kedua diatas menunjukkan anggota sedang lomba kelereng estafet, gambar ketiga adalah memasukan pake kedalam botol secara berkelompok dan keempat adalah krupuk romantis/makan krupuk berpasangan. Gelak tawa, teriakan riuh terdengar dari semua anggota yang menonton anggota yang berlomba. Suasana saat itu sulit untuk digambarkan, sungguh sangat menyenangkan. Kemudian lomba kami lanjutkan setelah istirahat selama 5 menit, sambil menyiapkan lomba berikutnya.Berikut dibawah ini gambar yang saya ambil ketika lomba lari karung estafet, lomba lari kelompok dan sepak bola pria/wanita.

 

Tanpa terasa setelah berakhirnya lomba-lomba yang ditutup dengan permainan sepak bola pria, kami memutuskan untuk beristirahat karena sudah jam sudah menunjukan pukul 12.00. Acara istirahat kami isi dengan makan siang, walaupun hanya berbekal nasi bungkus yang telah panitia siapkan, namun rasanya sungguh sangat nikmat dan mengenyangkan. Berikut beberapa ekspresi wajah anggota saat makan siang.

Setelah menyantap makan siang yang disiapkan panitia, kemudian dilanjutkan dengan acara bebas hingga pukul 13.30. Saya dan beberapa panitia memanfaatkan momen ini untuk mengistirahatkan urat leher yang tegang dari pagi karena berteriak-teriak memandu semua acara. Ketika jam menunjukkan pukul 14.30, acara kemudian dilanjutkan walaupun langit sedikit mendung dan hampir saja gerimis, namun segera asap rokok mengepul dan doa pun terpanjat semoga tidak hujan, syukur beribu syukur mendung segera berlalu dan langit lumayan cerah. Acara selanjutnya yaitu acara penyerahan kado bagi kelompok pemenang lomba, kemudian disambung dengan ucapan selamat dan sedikit kejutan bagi anggota yang berulang tahun di bulan Oktober dan kemudian dilanjutkan dengan acara tukar kado, dimana sebelumnya telah di umumkan kepada semua anggota untuk membawa kado dari rumah masing-masing dengan harga rp.5000. Berikut beberapa gambarnya.


Akhirnya tanpa terasa satu persatu acara yang telah kami siapkan terlalui sudah, jam menunjukan pukul 15, kami kemudian memutuskan untuk berfoto bareng di depan patung kumbakarna di areal kebun raya Bedugul.

b18.

Dari keseluruhan acara yang telah disiapkan, harapan saya selaku panitia dan pengurus Sekehe Teruna Dwi Tunggal Br. Gadon Kerobokan semoga dengan adanya acara seperti ini memberikan suntikan semangat baru dan tentunya mempererat rasa kekeluargaan diantara anggota, senantiasa selalu belajar untuk tetap menghidupkan semangat “suka duka” antara kami seluruh Anggota Sekehe Teruna Dwi Tunggal, demikian sedikit cerita dari saya. Akhir kata saya ucapkan Terima Kasih.

Advertisements

Posted on 14 October 2008, in Budaya, Sosial, Umum. Bookmark the permalink. 11 Comments.

  1. mantap….ngeliat foto2 kegiatan diatas, rasanya pengen lagi kembali ke waktu beberapa tahun silam disaat masih aktif di STT dan UKM, tp apa daya skrg keadaanya sudah berbeda, hidup harus terus berjalan, ada hal2 lain yg lebih membutuhkan perhatian. Tp jujur, iri rasanya ngeliat indahnya kebersamaan, suasana guyub rukun, keceriaan, dan kekeluargaannya. Sudah lama sekali rasanya nggak ngerasain suasana spt itu lagi, tp ga papa lah…mungkin sudah bukan masanya lg..
    Selamat….semoga ST Dwi Tunggal eksis dan makin Sukses.

  2. Salam hangat bro, sebenarnya inilah salah satu fungsi tulisan dan gambar, seandainya saja dari dulu kita sudah menulis dan mengabadikan setiap momen maka tidak akan ada rasa ingin kembali ke masa lalu, ke masa dimana kita merasa sangat bahagia, tapi janga kuatir semua belum terlambat mulailah dari sekarang menulis.

    Mengenai acara minggu kemarin memang sungguh sangat menyenangkan, mungkin bro dewa juga bisa merasakan walau hanya melihat gamabr dan membaca tulisan saya, apalagi saya yang mengalami..gag kebayang deh. Itu semua berkat perkenan beliau, tanpa restu Beliau semua tidak akan pernah terjadi.

    Terima kasih ucapan dan doanya, AMIN.

  3. saya pertama2 mau comment dulu tanggapan bapak Dewa dicomment blod bli hadi ini, tolong kata2nya jangan terlalu puitis pusing kita 🙂
    sebelumnya saya mau minta maaf dengan bli Hadi seandainya saya ada salah dan sebagainya, kiranya suatu saat kita akan bertemu lagi, atau saat saya main kebali….and please stay in touch ya bli :)…God Bless and Good luck buat cataloguing and acara2 dirumahnya…see ya…

  4. Salam hangat buat kawan saya Marthin Halim, yang baru saja melangkahkan kaki nya ketempat yang baru, doa dan harapan saya kalo dalam bahasa Bali “dumogi rahayu”.

    Ok bro, nomor hape masih tetap sama, kalo memang ada rencana mengexplorasi Bali, yukss!! Saya tunggu info nya. GBU

  5. Selamat Hari Jadi buat ST. Dwi Tunggal ke – 28, sori ngucapinnya telat tapi biarlah daripada tidak sama sekali…:-D Saya jadi inget dulu dikasi kartu Bazzar malam2 dari ST. Dwi Tunggal tp maaf kami Cuma bisa ngambil kartunya 2 biji karena Kas kami “Kering”, sisa anggaran dana kami fokuskan untuk acara 17an kemarin dan untuk Ultah tanggal 28 Oktober besok, harap maklum kawan. Tapi tahun depan gantian kami yang akan buat Bazzar tp harap ngambil kartunya banyak ya….:-D

    Sori ngelantur… setelah membaca Tour De Bedugul diatas saya selaku pengurus ST. Dharma Kerthi terus terang iri dan jengah karena ST. Dwi Tunngal sukses membuat acara Ultah dan melalui persiapan yg matang pula (kompak gotong royong serta meriah lomba difotonya, dan waaah ada yg manis juga tuh pemudinya…:-)). Sedangkan ST kami Ultah dan Penerimaan anggota baru tgl 28 besok rencananya Cuma akan membuat acara sederhana saja karena dana kas cekak sebab sudah 2 tahun tidak melakukan penggalian dana (memang permasalahan klasik cari dana Cuma dari bazzar). Mungkin Ultah tahun depan kami bisa menyelenggarakan acara Tour atau acara yang sedikit meriah. Nanti disharing bli kiat sukses menyiapkan acara tournya kepada kami…

    Stdharmakerthi.com

  6. “Selamat Hari Jadi buat ST. Dwi Tunggal ke – 28, sori ngucapinnya telat tapi biarlah daripada tidak sama sekali”
    : Om Suastiastu, wahhh..makasii yahh, belom telat ko, ULTAH St. Dwi Tunggal nanti tanggal 28 Oktober..pokoe makasi..Mungkin hari nya samaan yah, ya selamat ULTAH juga yah buat saudara-saudara kami di St. Dharmakerti..

    “Tapi tahun depan gantian kami yang akan buat Bazzar tp harap ngambil kartunya banyak ya”
    :oh tentu kami pasti ambil, yah mungkin cuma 2 aza, bukan karena di beli 2, tapi memang sudah kesepakatan kami, walaupun ada tidak ada uang kami pasti ambil 2. tenang aja.hehe.

    “memang permasalahan klasik cari dana Cuma dari bazzar”
    :memang benar sekali bro, kadang kita terpaku hanya kepada pemasukan dari bazzar, tapi sebenarnya masih ada pemasukan lainnya, saya dan pengurus ada sudah menyiapkan beberapa konsep penggalian dana selain bazzar, mugkin akhir tahun ini akan kita coba, mengenai apa dan bagaimana nanti saya akan ceritakan setelah kami laksanakan..hehe..tunggu aza..

    “Mungkin Ultah tahun depan kami bisa menyelenggarakan acara Tour atau acara yang sedikit meriah. Nanti disharing bli kiat sukses menyiapkan acara tournya kepada kami…”
    :dengan senang hati saya/kami St. Dwi Tunggal siap berbagi pengalaman.

    Terima kasih atas kunjungannya, salam hangat kami St. Dwi Tunggal.

  7. to then poin taja ya.. Aduh.. foto yang paling pertama tuh.. cakep-cakep boleh minta no hpnya gak.. satu aja.. he.. atau semua dah skilan.. haaaa…

  8. @ dodex
    : Ok poin yang mana ney?? wakaka..boleh aza broer, semua biodata ane pegang. Tapi gag segampang itu lah yow, tuh kan ada 4 cew, kalo yang ujung udah ada yang punya, yang sweter tuh adek w jadi gag mungkin buat lo, yang sweter ijo sodere w jadi gag mugkin buat lo, yang kaca mata juga misan w jadi gaga mungkin buat lo broo. Kalo yang cowok mau gag? wakakaa..

  9. Yg pke kcamata anaknya “Pak Camat” ya?

  10. @ Admin
    : Wah kenal yah bro, iya itu anaknya pak de Camat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: